Rabu, 12 November 2025

Konversi Bilangan

Halo semuanya, kembali lagi bersama Zita dengan artikelnya. Apa kabar? Setelah beberapa waktu lalu saya membuat artikel tentang sistem komputer dan konversi bilangan secara garis besar, saya akan menjelaskan lebih lanjut mengenai konversi bilangan. Kali ini, tujuan saya membuat artikel adalah membagikan apa yang saya pelajari dari pelajaran informatika di sekolah. Semoga setelah membaca tulisan ini, kalian mendapatkan hal baru yang dapat dipelajari.




Konversi bilangan adalah proses mengubah suatu bilangan dari satu sistem bilangan ke sistem bilangan lainnya. Ada beberapa sistem bilangan yang umum digunakan, seperti desimal, biner, oktal, dan hexadesimal. Konversi bilangan sangat penting dalam dunia komputer dan teknologi informasi, karena komputer hanya dapat memahami bilangan biner.

Sistem bilangan desimal adalah sistem bilangan yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari, namun komputer tidak dapat memahami bilangan desimal secara langsung. Oleh karena itu, kita perlu mengubah bilangan desimal menjadi bilangan biner agar dapat diproses oleh komputer. Konversi desimal ke biner dapat dilakukan dengan membagi bilangan desimal dengan 2 dan mencatat sisa hasil bagi.

Selain konversi desimal ke biner, ada juga konversi lainnya seperti desimal ke oktal, desimal ke hexadesimal, biner ke desimal, dan lain-lain. Setiap konversi memiliki cara yang berbeda-beda, namun tujuan akhirnya adalah sama, yaitu untuk mengubah suatu bilangan dari satu sistem bilangan ke sistem bilangan lainnya. Dengan memahami konversi bilangan, kita dapat lebih mudah memahami cara kerja komputer dan teknologi informasi.




Dalam dunia komputer, konversi bilangan sangat penting karena dapat mempengaruhi kecepatan dan efisiensi proses pengolahan data. Oleh karena itu, kita perlu memahami konversi bilangan dengan baik agar dapat mengoptimalkan kinerja komputer dan teknologi informasi. Dengan demikian, kita dapat memanfaatkan teknologi informasi dengan lebih efektif dan efisien.

Seperti yang saya katakan pada awal tulisan, apakah kalian mendapatkan hal baru setelah membaca artikel ini? Sebenarnya masih banyak hal yang ingin saya tulis, tetapi karena satu dan lain hal saya belum dapat melanjutkannya. Tetapi saya akan membuat tulisan-tulisan baru ke depannya mengenai konversi bilangan dan topik-topik baru lainnya. Terima kasih sudah membaca tulisan ini ^^

Sistem Komputer dan Konversi Bilangan

Halo semuanya, kembali lagi bersama Zita dengan artikel singkatnya. Sesuai dengan judul artikel ini, kita akan membahas sistem komputer dan konversi bilangan. Tujuan utama membuat artikel ini adalah sebagai pengetahuan awal bab baru pelajaran informatika saya. Harapannya, dengan membuat artikel ini saya tidak belajar sendirian. Saya ingin membagikan apa yang saya tahu tentang sistem komputer dan konversi bilangan.

Menurut https://www.detik.com, secara umum komputer adalah peralatan elektronik yang menerima masukan data, mengolah data, dan memberikan hasil keluaran dalam bentuk informasi. Data informasi tersebut dapat berupa gambar, teks, suara, atau video. Definisi tersebut sejalan dengan pengertian sistem komputer menurut Andrew S. Tanenbaum dalam bukunya Structures Computer Organization yaitu kombinasi dari perangkat keras dan perangkat lunak yang bekerja bersama untuk menjalankan program-program komputer. Dengan demikian, pengertian sistem komputer merujuk pada elemen-elemen yang terkait satu sama lain untuk menjalankan suatu aktivitas atau program yang menggunakan komputer.



Mengutip https://www.orami.co.id konversi bilangan adalah proses mengubah bentuk bilangan dari satu bentuk ke bentuk bilangan lain yang memiliki nilai sama. Biasanya konversi bilangan digunakan dalam sistem bilangan komputer yang nantinya digunakan dalam coding atau pemprograman. Pada umumnya, terdapat 4 jenis sistem bilangan yang biasa digunakan dalam sistem komputer. Yaitu bilangan desimal yang biasa kita gunakan, bilangan biner yang merupakan rangkaian kombinasi angka nol dan satu, bilangan oktal, dan bilangan hexa-desimal.


Apa hubungan sistem komputer dan konversi bilangan?

Konversi bilangan banyak digunakan dalam sistem komputer, terutama dalam coding. Pada jenjang pendidikan tertentu, terutama SMP dan SMA, konversi bilangan menjadi salah satu materi pelajaran dalam bidang informatika. Hal ini bertujuan untuk memberikan materi awal, terutama bagi siswa/i yang tertarik untuk berkarir pada bidang informatika nantinya. Menurut https://www.orami.co.id/magazine/konversi-bilangan , selain dalam bidang informatika, konversi bilangan juga digunakan dalam beberapa profesi lain seperti teknik, sains, dan pendidikan.

Jadi, jika kalian memiliki minat atau bakat dalam bidang-bidang tersebut, kalian dapat menelusuri lebih lanjut mengenai sistem komputer ataupun konversi bilangan. Kali ini saya menyampaikan garis besar mengenai kedua materi yang sedang saya pelajari. Setelah saya mempelajari keseluruhan bab pelajaran informatika yang satu ini, saya akan membuat artikel lain yang baru. Dengan tujuan akhir membagikan apa yang saya tahu, semoga apa yang saya sampaikan menjadi manfaat bagi banyak orang. Nantikan artikel saya yang baru ya!

Caraku Belajar Konversi 4 Jenis Bilangan

Dalam dunia komputer dan teknologi informasi, konversi bilangan adalah proses mengubah suatu bilangan dari satu sistem bilangan ke sistem bilangan lainnya. Ada beberapa sistem bilangan yang umum digunakan, seperti desimal, biner, oktal, dan hexadesimal. Dalam artikel ini, kita akan membahas 12 konversi bilangan yang paling umum digunakan.

Tapi sebelum itu, untuk mempermudah proses belajar kita harus menghafalkan tabel konversi bilangan seperti berikut :

Dengan menghafal isi tabel tersebut, kita akan menghemat waktu dalam mengonversi bilangan. Di bawah ini adalah cara-cara yang saya pahami dalam mengubah bilangan ke bentuk yang lain.

1. Desimal ke Biner

Konversi desimal ke biner dilakukan dengan membagi bilangan desimal dengan 2 dan mencatat sisa hasil bagi. Proses ini diulangi sampai hasil bagi menjadi 0. Sisa hasil bagi dibaca dari bawah ke atas untuk mendapatkan bilangan biner. Contoh: 256 (desimal) menjadi 100000000 (biner).

2. Desimal ke Hexadesimal. 

Konversi desimal ke hexadesimal dilakukan dengan membagi bilangan desimal dengan 16 dan mencatat sisa hasil bagi. Sisa hasil bagi dibaca dari bawah ke atas untuk mendapatkan bilangan hexadesimal. Contoh: 1024 (desimal) menjadi 400 (hexadesimal).

3. Desimal ke Oktal

Konversi desimal ke oktal dilakukan dengan membagi bilangan desimal dengan 8 dan mencatat sisa hasil bagi. Sisa hasil bagi dibaca dari bawah ke atas untuk mendapatkan bilangan oktal. Contoh: 512 (desimal) menjadi 1000 (oktal).

4. Oktal ke Desimal

Konversi oktal ke desimal dilakukan dengan mengalikan setiap digit oktal dengan 8^n (n = posisi digit, mulai dari 0) dan menjumlahkan hasil kalikan. Contoh: 777 (oktal) menjadi 7x8² + 7x8¹ + 7x8⁰ = 511 (desimal).

5. Oktal ke Biner

Konversi oktal ke biner dilakukan dengan mengkonversi setiap digit oktal ke biner (3 digit) dan menggabungkan hasil konversi. Contoh: 123 (oktal) menjadi 001 010 011 (biner).

6. Oktal ke Hexadesimal

Konversi oktal ke hexadesimal dilakukan dengan mengkonversi oktal ke biner dan kemudian mengkonversi biner ke hexadesimal. Contoh: 123 (oktal) menjadi 001 010 011 (biner) menjadi 53 (hexadesimal).

7. Biner ke Hexadesimal

Konversi biner ke hexadesimal dilakukan dengan mengelompokkan biner menjadi 4 digit dan mengkonversi setiap kelompok ke hexadesimal. Contoh: 11111111 (biner) menjadi FF (hexadesimal).

8. Biner ke Desimal

Konversi biner ke desimal dilakukan dengan mengalikan setiap digit biner dengan 2^n (n = posisi digit, mulai dari 0) dan menjumlahkan hasil kalikan. Contoh: 11001010 (biner) menjadi 1x2⁷ + 1x2⁶ + 0x2⁵ + 0x2⁴ + 1x2³ + 0x2² + 1x2¹ + 0x2⁰ = 202 (desimal).

9. Biner ke Oktal

Konversi biner ke oktal dilakukan dengan mengelompokkan biner menjadi 3 digit dan mengkonversi setiap kelompok ke oktal. Contoh: 11001010 (biner) menjadi 312 (oktal).

10. Hexadesimal ke Biner

Konversi hexadesimal ke biner dilakukan dengan mengkonversi setiap digit hexadesimal ke biner (4 digit) dan menggabungkan hasil konversi. Contoh: A5 (hexadesimal) menjadi 1010 0101 (biner).

11. Hexadesimal ke Desimal

Konversi hexadesimal ke desimal dilakukan dengan mengalikan setiap digit hexadesimal dengan 16^n (n = posisi digit, mulai dari 0) dan menjumlahkan hasil kalikan. Contoh: 1A (hexadesimal) menjadi 1x16¹ + 10x16⁰= 26 (desimal).

12. Hexadesimal ke Oktal

Konversi hexadesimal ke oktal dilakukan dengan mengkonversi hexadesimal ke biner dan kemudian mengkonversi biner ke oktal. Contoh: A5 (hexadesimal) menjadi 1010 0101 (biner) menjadi 245 (oktal).

Dengan memahami 12 konversi bilangan ini, kita dapat dengan mudah mengubah suatu bilangan dari satu sistem bilangan ke sistem bilangan lainnya. Semoga artikel ini membantu kalian dalam proses belajar terutama pada bidang informatika.